WritingSkills.my.id - Tidak hanya posting #OpenToWork saja, tetapi ada cara-cara yang bisa kamu lakukan di LinkedIn untuk meningkatkan v...
WritingSkills.my.id - Tidak hanya posting #OpenToWork saja, tetapi ada cara-cara yang bisa kamu lakukan di LinkedIn untuk meningkatkan visibilitas akun kamu lho!
Tips-tips berikut akan sangat berguna bagi para Job Seeker!
1. SEO Adalah Kunci
LinkedIn itu mesin pencari, sama seperti Google. Jika HRD mencari "Akuntan", profil kamu harus muncul di halaman pertama.
• Headline Formula:
[Role Sekarang/Target]|[Key Skill 1]|[Key Skill 2]|[Key Skill 3]
Contoh: "Tax Accountant | Corporate Tax Compliance | Tax Planning"
• Tulis 3 paragraf di bagian "About Section" tentang apa masalah yang bisa kamu selesaikan, apa pencapaian terbesarmu, dan ke mana HRD harus kontak kamu.
• Taruh link portofolio di bio LinkedIn, bahkan di header CV. Pastikan link-nya tidak di-password atau sulit dibuka.
• Minta teman sekantor lama memberikan testimoni skill kamu, bisa dari komentar postingan, atau isi fitur Recommendations di bagian paling bawah profil LinkedIn.
2. Ingat The 24-Hour Rule
Boleh memakai fitur "Easy Apply" yang sudah disediakan LinkedIn, tapi harap diperhatikan:
• HRD biasanya mendapatkan ratusan lamaran di hari pertama. Peluang kamu dibaca itu 80% lebih tinggi jika kamu termasuk dalam 20 pelamar pertama.
• Fokus ke lowongan kerja yang di-posting kurang dari 24 jam terakhir.
• Nyalakan fitur Job Alert agar kamu tidak ketinggalan update loker.
3. Taklukkan Robot ATS
Harap diingat, CV kamu dibaca dengan mesin ATS dulu, baru setelah itu dibaca oleh manusia. Berikut adalah triknya:
• Buka Job Description (JD), cari kata benda (nouns) yang sering muncul seperti "Stakeholder Management", "Excel", atau "Budgeting". Masukkan kata-kata itu ke bagian Work Experience kamu.
• Hentikan memakai desain grafik yang aneh-aneh atau tabel yang kompleks. Pakailah font standar (Arial/Calibri) dan format clean.
• Jangan hanya menulis "Tugas saya adalah jualan". Tulislah "Meningkatkan penjualan sebesar 20% dalam 6 bulan melalui strategi X".
4. Pendekatan Melalui Direct Message (DM)
Mengirimkan pesan DM ke HRD itu bagai pedang bermata dua. Jika salah, kelihatan desperate. Tapi, jika benar, kelihatan pro. Coba lakukan tips berikut:
• Cari User, Bukan Hanya HRD. Follow manajer di divisi yang kamu incar. Berkomentar di postingan mereka yang relevan secara cerdas. Setelah 2-3 kali interaksi, barulah kirim DM.
• Jangan langsung bertanya "Ada loker nggak?". Cobalah untuk mengatakan "Saya lihat tim Bapak lagi ngerjain project X, saya punya riset/insight kecil soal itu, mungkin bermanfaat."
Itulah 4 tips yang sangat berguna bagi para pencari kerja yang mencari loker di platform LinkedIn! Selamat mencoba!

COMMENTS